Showing posts with label Mie dan Pasta. Show all posts
Showing posts with label Mie dan Pasta. Show all posts

Friday, May 10, 2013

Mie Ayam Jamur

Makanan favorit waktu di kampung halaman. Saya mempunyai dua warung mie ayam favorit. Keduanya sangat jauh dari kampung saya. Yang pertama adalah warung bakso dan mie ayam Tito yang berada di jalan Klangon, sebelah selatan pasar Muntilan, Magelang. Yang kedua adalah warung bakso dan mie ayam Pak Kumis (mudah-mudahan tidak salah nama) yang berada di daerah Kebon Agung, Cebongan, Sleman. Setiap saya mudik, saya relakan untuk pergi kesana demi semangkuk mie ayam dan bakso. Mantap luar biasa. Baksonya yang besar-besar dan merekah, benar-benar menggugah selera. Ditambah sambal yang pedas. Hmmm....

Di sini tidak ada Pak Kumis atau Tito. Yang ada Oktay Usta, itupun tak jual bakso, apalagi mie ayam hehehe. Jadi, kalau sakau mie ayam, ya mesti rela bersusah payah sendiri, habis itu dinikmati sendiri. Dan tidak bisa instan. Mulai membuat baksonya, lalu mie nya. Karena saya memang tidak suka membuat mie ayam dengan spaghetti. Butuh 'manajemen nyidam' kalau di tempat jauh seperti ini. Meski soal rasa masih jauh dibanding 2 warung mie favorit saya, tapi cukuplah untuk mengobati nyidam.


Mie Ayam Jamur

Mie telur siap pakai
Bakso ayam
Sawi, rebus sebentar
Kecap asin
Garam
Minyak ayam (goreng kulit ayam hingga keluar minyaknya)

Ayam Jamur:
Jamur kancing, cincang kasar
Ayam tanpa tulang, potong dadu kecil-kecil
Ketumbar, sangrai
Bawang merah
Bawang putih
Kecap asin
Jahe bubuk
Garam
Gula
Merica Bubuk
Minyak untuk menumis

Kuah:
Bawang putih, cincang
Garam
Merica
Air secukupnya
Daun bawang, iris tipis

Cara Membuat:
  1. Haluskan bawang merah, bawang putih dan ketumbar.
  2. Ayam Jamur: Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan ayam. Masak hingga ayam berubah warna. Masukkan jamur, aduk-aduk. Beri sedikit air. Masukkan bumbu lainnya. Masak hingga matang. Angkat.
  3. Kuah: Tumis bawang putih hingga harum. Tuang air. Masak hingga air mendidih. Beri garam dan merica. Angkat. Taburi dengan daun bawang saat akan disajikan.
  4. Di dalam mangkuk saji, campur garam, kecap asin dan minyak ayam. Masukkan mie telur, aduk rata. Tata sawi dan bakso di atas mie. Beri tumisan ayam jamur. 
  5. Sajikan bersama kuah, saus tomat, kecap dan sambal.

Wednesday, April 17, 2013

Arpa Şehriyeli Pilav a.k.a. Nasi Orzo

Salah satu ide membuat variasi nasi untuk keluarga. Arpa şehriye atau orzo yang saya kenal selama ini hanya dimasak seperti pasta lain pada umumnya. Baru di sinilah pertama kali saya merasakannasi campur pasta. Ternyata enak lho. Masaknya pun sangat mudah. Mari, segera kita buat nasi orzo a.k.a. arpa şehriyeli pilav. 


Arpa Şehriyeli Pilav (Nasi Orzo)

Bahan:
2-3 sdm arpa şehriye (orzo)
2 gelas beras, rendam dengan air panas kurang lebih 30 menit, tiriskan
3 gelas air panas (atau sesuaikan dengan jenis berasnya)
garam
2 sdm minyak sayur

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak. Masukkan arpa şehriye (orzo), goreng hingga coklat tua, tapi tidak gosong.
  2. Masukkan beras, aduk hingga beras tercampur rata dengan minyak.
  3. Tuang air. Tambahkan garam. Aduk-aduk.
  4. Tutup panci. Kecilkan api (paling kecil). Masak hingga air habis. Matikan api.
  5. Jangan buka tutup panci. Biarkan hingga 15 menit agar nasi tanak.
  6. Nasi orzo siap disantap bersama sayur atau lauk kesukaan. Afiyet olsun!


Tuesday, April 9, 2013

Mie Pangsit

Salah satu menu favorit saya. Di Malang dikenal juga dengan nama Cwie Mie. Jaman masih kerja dulu, kalau lagi 'ngidam' mie pangsit tinggal meluncur ke warung mie dekat kantor. Sekarang? Ya, mesti bikin sendiri.


Mie Pangsit
Adaptasi dari dapoer iboe.

Bahan:
Mie Telur
2 sdt kecap asin
1/2 sdt garam
1 sdm minyak bawang
daun selada
2 sdm daun bawan, iris halus
2 sdm bawang merah goreng
2 buah pangsit goreng (saya pakai yufka yang digoreng)

Bahan Taburan:
2 sdm minyak
3 siung bawang putih, cincang halus
300 gr daging ayam cincang (saya pakai sisa ayam rebus, potong dadu kecil-kecil)
1/2 sdm tepung terigu
merica
garam

Kuah (rebus hingga mendidih):
1,5 lt air
2 sdt bawang putih, cincang, tumis
1 sdt merica
2 sdt garam
daun bawang iris

Cara Membuat:
  1. Untuk taburan: tumis bawang putih hingga harum. Masukkan daging cincang. Masak hingga ayam matang. Masukkan tepung terigu. Bumbui dengan merica dan garam. Angkat.
  2. Dalam mangkuk, campur dan aduk rata minyak bawang, kecap asin dan garam. Sisihkan.
  3. Rebus mie dengan air secukupnya hingga matang. Tiriskan. Selagi masih panas, tuang segera ke dalam mangkuk. Aduk hingga rata.
  4. Tata 2 lembar selada di dalam mangkuk saji. Beri mie, tabyri dengan ayam, beri bawang goreng dan daun bawang. 
  5. Sajikan panas bersama kuahnya.


Tuesday, March 19, 2013

Soto Ayam Bumbu Sederhana

Soto ayam. Siapa yang tidak suka? Disantap saat cuaca dingin atau panas, bagi saya sama-sama enaknya. Kuahnya yang panas, wangi jeruk nipis, ditemani sambal... mantapnya. Sakit kepala pun hilang bersama keringat yang mengucur usai menyantapnya. Jadi pengeeen. Tapi apa daya, tak ada warung soto di sini, apalagi tukang soto yang lewat depan rumah. Tapi hasrat makan soto tak terbendung? Ngubek gugel, banyaaaak resep soto. Dan semuanya menggunakan bumbu yang lengkap. Saya enggak punya bumbu lengkapnya. Ada nggak sih, soto tanpa daun jeruk dan serai? Hingga saya iseng-iseng gugel dengan kata kunci 'endonezya mutfağı'. Dan ketemulah resep soto yang dibuat oleh orang Turki. Enggak paham bahasanya, tp ngertilah bahan-bahan dan bumbu-bumbunya (dengan bantuan gugel tentunya hehehe). Dan inilah hasilnya. Enyaaakkk. Cukup untuk mengobati sakau akan soto.


Soto Ayam --- dieses Rezept auf Deutsch
Diadaptasi dari Olin Lezzet Sırrı

Bahan:
daging ayam dengan tulangnya (saya pakai paha dan sayap)
2 lt air
2 siung bawang putih
1/2 sdt kunyit bubuk
5 butir hazelnut (pengganti kemiri)
1/2 sdt jahe bubuk
1/2 sdt merica
garam
4 lembar daun ıhlamur
minyak untuk menumis

Pelengkap:
nasi putih
bihun, rendam air panas hingga matang, tiriskan
bawang merah goreng
daun bawang
1 butir telur rebus
kol, iris tipis, rebus sebentar
wortel, potong korek api, rebus sebentar
tauge, rebus sebentar (saya tidak pakai, tidak ada stok)
keripik kentang
jeuk lemon

Cara Membuat:
  1. Rebus ayam dengan air hingga ayam matang.
  2. Haluskan bawang putih, merica, hazelnut, jahe bubuk, kunyit bubuk dan garam. Tumis dengan minyak hingga harum. 
  3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan ayam. Beri daun ıhlamur. Lanjutkan merebus sebentar agar bumbu terserap ayam. Angkat ayam, tiriskan. Goreng sebentar lalu suwir-suwir.
  4. Sajikan soto dengan pelengkap. 

Wednesday, March 13, 2013

Homemade: Mie Telur

Saya pecinta mie. Bisa dibilang penggila mie, dari mie telur kampung, bihun, sampe spaghetti. Begitu mudah dan murahnya mendapatkan mie telur, baik yang mentah maupun siap santap, membuat saya tidak pernah terpikir untuk membuat mie sendiri.
Lain ceritanya, ketika mie telur menjadi barang mahal (langka), padahal sedang ngidam makan mie pangsit atau mie ayam. Pernah sih saya beli mie telur made in Cina, tapi ternyata, setelah dimasak, rasanya seperti makan lidi, meski udah dimasak lama. Bisa juga sih diganti dengan spaghetti, tapi kan teksturnya beda.

Akhirnya nguplek gugel, dan ketemulah resep buat mie telur sendiri. Dengan mesin pasta, hasilnya lebih baik dan lebih cepat. Tanpa mesin pun, oke juga. Yang pasti, lebih sehat karena tanpa bahan pengawet.


Mie Telur
Diadaptasi dari Homemade Fresh Egg Noodles

Bahan:
1 cup tepung terigu serba guna
1 butir telur, kocok lepas
Sejumput garam
Air secukupnya
1 sdm minyak
Tepung maizena untuk taburan

Cara Membuat:

  1. Campur terigu, garam dan telur, sambil dituangi air sedikit demi sedikit, hingga adonan menyatu. Uleni hingga tidak lengket di tangan dan halus.
  2. Tutup dengan serbet atau bungkus dengan plastik dan diamkan 30-60 menit.
  3. Taburi meja kerja dengan tepung maizena. Dengan roling pin, pipihkan adonan hingga tipis. Agar lebih mudah, lakukan dalam beberapa tahap.
  4. İris adonan yang sudah tipis dengan menggunakan pisau tajam.
  5. Didihkan air, beri 1 sdm minyak sayur. Rebus mie hingga mengapung. Tiriskan.
  6. Mie telur siap diolah sesuai selera.


TIPS:

  1. Gunakan tepung maizena atau tapioka untuk taburan selama mie diproses. Jangan gunakan tepung terigu, karena lama kelamaan terigu akan terserap oleh adonan sehingga akan lengket.
  2. Mie bisa disimpan di kulkas selama 2-3 hari. Jika disimpan di freezer bisa tahan hingga 2 minggu.